Mega Suryani
Pendiri, menulis Jan 2022–Nov 2025
Mega mendirikan Duta Nusantara pada 2022 dan menulis enam belas artikel hingga 2025, dimulai dari kisah sambal di dapur neneknya. Ia berhenti menulis untuk mengurus kebun rempah keluarga, tetapi masih mencicipi setiap resep baru yang kami kirimkan kepadanya.
- Jalan-jalanMenginap di rumah warga di desa pesisir: yang perlu diketahui sebelum mengetuk pintu
- Jalan-jalanPerut aman di perjalanan: kebiasaan kecil untuk makan di tempat baru tanpa jatuh sakit
- ResepResep risoles ragout: kulit tipis yang tidak sobek dan isian yang tidak bocor saat digoreng
- ResepResep pisang goreng renyah: pisang yang tepat, adonan tipis, dan minyak yang benar-benar panas
- BudayaTambah, ya? Seni menolak dan menerima suguhan di rumah orang Indonesia
- KulinerKopi saring Aceh: saringan kain, tuangan dari ketinggian, dan sanger yang bukan kopi susu biasa
- Jalan-jalanSemarang bawah dengan berjalan kaki: Kota Lama, Pecinan, dan Pasar Johar yang berdiri lagi
- BudayaAyam betutu: bumbu genep, sekam yang membara, dan sehari penuh menunggu
- Jalan-jalanRuteng, kota dingin di tengah Flores: kabut pagi, sawah jaring laba-laba, dan katedral di ujung jalan
- KulinerBika ambon: kue berongga dari Medan yang tidak ada hubungannya dengan Ambon
- Jalan-jalanMadura dari barat ke timur: menyeberangi Suramadu lalu berjalan darat sampai Sumenep
- BudayaKerupuk: pelengkap yang kalau tidak ada, meja makan terasa salah
- Jalan-jalanPasar terapung Lok Baintan: naik klotok sebelum matahari terbit
- Jalan-jalanMenyeberang Ketapang ke Gilimanuk: setengah jam yang terasa seperti pintu masuk Bali
- ResepResep bubur kacang hijau: hangat untuk sore yang mulai sering hujan
- KulinerPempek dan cuko: rahasia Palembang ada di kuahnya, bukan di ikannya