Resep telur balado: bumbu merah yang tidak harus pedas sekali
Goreng telurnya dulu, baru tumis cabainya.
Telur balado adalah lauk darurat yang terhormat. Bahannya hampir selalu ada di dapur, waktunya singkat, dan hasilnya terlihat seperti masakan yang dipikirkan matang-matang. Menjelang Ramadan, lauk seperti ini layak dilatih, karena ia cocok untuk sahur dan tahan dihangatkan.
Bahan untuk sekitar enam butir telur: telur ayam yang direbus sampai matang, dikupas, lalu digoreng sebentar dalam minyak panas sampai kulitnya kecokelatan dan sedikit berkerut. Menggoreng telur rebus ini penting, karena permukaannya yang kasar menahan bumbu lebih baik.
Baca juga: Resep bubur kacang hijau: hangat untuk sore yang mulai sering hujan
Bumbu yang dihaluskan kasar: delapan buah cabai merah besar yang dibuang bijinya kalau tidak ingin terlalu pedas, lima siung bawang merah, dua siung bawang putih, satu buah tomat merah. Cabai rawit boleh ditambahkan sesuai keberanian. Pelengkapnya satu lembar daun salam, satu lembar daun jeruk, sedikit gula, garam, dan perasan jeruk nipis.
Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus bersama daun salam dan daun jeruk dengan api sedang. Kuncinya adalah sabar: tumis sampai minyak keluar lagi dari bumbu dan warnanya berubah dari merah terang menjadi merah tua. Bau mentah cabai harus hilang sepenuhnya. Tambahkan gula dan garam, cicipi, lalu masukkan telur goreng. Aduk pelan sampai semua telur terbalut. Matikan api, beri perasan jeruk nipis.
Telur balado paling enak dimakan dengan nasi hangat dan sayur bening. Kalau ada sisa bumbu, simpan; besok bisa dipakai untuk kentang atau tempe dengan cara yang sama.
Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.