Edisi 26 Oktober 2026Makan pelan, jalan jauh.
← Duta NusantaraResep

Resep sayur lodeh rumahan: kuah santan ringan yang memaafkan isian apa pun

Lodeh adalah sayur harian di banyak rumah Jawa, dan rahasianya pada bumbu yang sederhana serta santan yang tidak dibiarkan pecah. Resep dasar yang bisa diisi dengan sayur apa pun yang ada di pasar.

Resep sayur lodeh rumahan: kuah santan ringan yang memaafkan isian apa pun
Foto: C / Wikimedia Commons (CC BY-SA 2.0)

Sayur lodeh adalah hidangan yang tidak pernah menuntut. Isinya mengikuti apa yang ada: labu siam, kacang panjang, terong, nangka muda, melinjo dan daunnya, jagung muda, atau tempe. Kuahnya santan encer dengan bumbu yang tidak banyak, dan rasanya lembut, gurih, sedikit pedas. Di banyak rumah Jawa, lodeh adalah makanan hari biasa yang justru paling dirindukan saat jauh.

Bahan

Baca juga: Resep soto ayam bening: kaldu kuning yang jernih dan pelengkap yang membuatnya hidup

Untuk empat sampai lima porsi: 1 buah labu siam ukuran sedang dipotong korek api besar, 1 ikat kacang panjang dipotong tiga jari, 1 buah terong ungu dipotong serong, 1 papan kecil tempe dipotong dadu, 1 genggam daun melinjo muda bila ada, 700 mililiter santan encer dari setengah butir kelapa atau santan kemasan yang diencerkan, 200 mililiter santan kental, 2 lembar daun salam, 2 sentimeter lengkuas digeprek, 2 buah cabai hijau besar diiris serong, 1 sendok teh garam, dan 1 sendok teh gula merah.

Bumbu halus: 6 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, 3 buah cabai merah keriting, 2 butir kemiri sangrai, 1 sendok teh ketumbar sangrai, dan 1 sentimeter kencur bila suka aromanya. Terasi setengah sendok teh boleh ditambahkan untuk rasa yang lebih dalam.

Cara membuat

Haluskan semua bumbu dengan cobek atau blender dengan sedikit minyak. Tumis bumbu halus di panci dengan dua sendok makan minyak bersama daun salam dan lengkuas sampai harum dan tidak langu, sekitar tiga menit dengan api sedang.

Tuang santan encer, aduk, dan didihkan dengan api sedang. Masukkan sayur yang keras lebih dulu: labu siam dan kacang panjang. Masak sekitar lima menit sampai setengah empuk. Lalu masukkan terong, tempe, dan cabai hijau. Masak lagi lima menit.

Tuang santan kental dan kecilkan api. Mulai dari sini, aduk perlahan dan terus-menerus agar santan tidak pecah. Santan pecah terlihat dari butiran lemak yang terpisah dan kuah yang tampak berbintik; rasanya masih enak, tetapi teksturnya kasar. Tambahkan garam dan gula merah, lalu daun melinjo di menit terakhir agar tetap hijau.

Cicipi. Lodeh yang baik terasa gurih santan di depan, sedikit manis gula merah di tengah, dan hangat cabai di belakang. Jika terlalu kental, tambahkan sedikit air panas. Angkat begitu mendidih kecil.

Catatan

Lodeh paling enak disantap dengan nasi hangat, tempe atau ikan asin goreng, dan sambal terasi. Sisa lodeh sebaiknya disimpan di lemari es dan dipanaskan sampai mendidih sebelum dimakan, karena santan cepat basi di suhu ruang tropis.

Variasi daerah banyak: versi Jawa Tengah lebih manis, versi Jawa Timur lebih pedas dan kadang memakai petai, dan versi Betawi lebih kental dengan nangka muda. Kuncinya tetap sama, yaitu bumbu yang ditumis sampai matang dan santan yang dijaga dengan sabar.

DI
Dian IndrawanDian menulis lima artikel sejak 2024 tentang kopi, ransel perjalanan, dan makanan yang mengikuti kalender ibadah. Ia membawa timbangan kopi kecil ke setiap perjalanan dan mencatat asal biji di buku saku yang sama sejak artikel pertamanya.
Dapatkan tulisan baru Duta Nusantara lewat email

Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.